Tagged: kota solo

Andhong, Dokar atau Delman

Delman atau andhong memang sudah tidak sepopuler dulu, hingga awal 1980-an. Beberapa memang masih ada yang ‘beroperasi’ di Pasar Legi, untuk sarana angkut kulakan para pedagang. Tapi, sebagai angkutan komersil yang bisa diakses masyarakat...

Akun Twitter @Rudyatmo

Sisa-sisa hujan yang sejak sore mengguyur seantero Kota Solo, masih membekas di dingklik wedangan Kang Brengos. “Tiga bujang penunggu malam” terpaksa harus duduk jongkok dengan sandal dilepas agar dinginnya air hujan tak merembes ke...

Keris Suvenir

Keris juga bisa menjadi suvenir yang unik. Bukan keris yang harganya ratusan juta lho, juga bukan keris yang ‘beraroma’ mistis. Keris-keris yang dijual di Kios Cinderamata Alun-Alun Utara Solo ini kebanyakan hanyalah keris-keris produksi...

Sentra Blangkon Serengan

Busana pria adat Jawa tidak bisa lepas dari bagian penutup kepalanya, yang disebut blangkon. Blangkon tidak hanya digunakan untuk acara resmi seperti perkawinan saja, dalam keseharian pun masih ada warga yang menggunakannya, meskipun tak...

Sumber foto: Boyolalipos/JIBI Photo

Silir, dari Lokalisasi hingga Pasar Klithikan

Sejak zaman pemerintahan Jepang, di Surakarta telah dibuat tempat lokalisasi bagi pekerja seks komersial (PSK). Tempat ini dibangun untuk melokalisasi para PSK karena saat itu para PSK menjual diri di berbagai tempat. Para PSK...

Es Dawet telasih Pasar Gedhe

Es Dawet Telasih Bu Dermi Pasar Gedhe

Dawet Yu Darmi sampai saat ini sudah bertahan hingga tiga generasi. Resepnya aslinya pun masih dipertahankan, warna hijau cendol itu berasal dari pewarna alami, yakni perasan daun suji. Dan menggunakan gula asli , bukan pemanis.

Rock In Solo 2012

Rock In Solo 2012

Dua band asal mancanegara siap mengguncang Alun-alun Utara Solo pada 13 Oktober dalam Rock In Solo 2012, yakni band death metal Cannibal Corpse dari Amerika Serikat dan Belligerent Intent dari Australia. Sementara itu, band...

Segarnya Beras Kencur Putri Solo

Beras kencur dibuat dari beras dan empon-empon, yakni kencur, jahe, kunir, dan asem. Ditambah dengan beragam rempah, seperti merica, cengkeh, kapulaga, manis jangan, kayu manis, cabe jamu, dan misoyi. Semua bahan itu dibeli dalam keadaan segar di Pasar Legi Solo, karena memang industri beras kencur Putri Solo ini tidak membeli bahan-bahan dalam jumlah banyak, semua bahan dibeli secukupnya dan digunakan hanya untuk satu kali produksi.